Fungsi Pengawasan DPR
21/07/2012
[Siaran Pers Dari Anggota DPR] Perubahan Memang Irreversible Tetapi Arah Demokratisasi Harus Diperjuangkan

Pertemuan dengan 10 orang anggota parlemen dari NLD (National League Democracy) yang sedang beroposisi di Nya Pi Daw pada 5/7/12 terasa hidup. Semua politisi tersebut berbicara bahasa Inggris dengan baik dan sangat political karena sebagian dari mereka adalah politisi yang terpilih di Pemilu 1990 tetapi kemudian dipenjarakan oleh militer.

Keberadaan AIPMC - Asean Inter Parliamentary Myanmar Caucus sejak 2004 berikut berbagai aktivitasnya sudah mereka kenal. Selain berterima kasih, mereka berharap terus dukungan AIPMC dalam demokratisasi di Myanmar. U Win Htein, yang pernah di penjara 18 tahun menyebutkan bahwa perubahan memang tidak bisa dibalik/dihentikan tetapi perjuangan saat ini justru berkaitan dengan arah perubahan.

Tiadanya proteksi bagi petani dalam hukum pertanahan maupun hukum pertanian di Myanmar menjadi keprihatinan U Aung Kyi Nyunt yang juga baru keluar setelah 14 tahun di penjara. Sementara, Daw Su Su Livia perempuan yang dipenjara 4 tahun mengeluhkan jumlah anggota NLD yang amat minim (6%) untuk dapat memberi pengaruh pada parlemen. Informasi tentang peran dan fungsi MK di Indonesia sebagai mekanisme komplain menarik perhatian mereka.

AIPMC amat berharap bahwa para politisi NLD dapat menjadi dinamisator dalam parlemen, setidaknya kehadiran Su Kyi telah memaksa militer memperbaiki perwakilan mereka di parlemen. Militer menarik para kapten aktif di parlemen dan menggantinya dengan bintang 2 dan setidaknya mayor sejak kemenangan NLD di pemilu sela 2011. Militer mendapat kuota 25% kursi dari 660 total kursi di [arlemen Myanmar (10.7.12-EKS anggota Komisi III, Ketua AIPMC).

 

 

Oleh: Eva Kusuma Sundari (No Anggota A-386, Fraksi PDIP, Komisi III, dan Daerah Pemilihan Jawa Timur VI

 

DISCLAIMER:

Publikasi ini merupakan salah satu upaya PSHK untuk mendorong dan mengkampanyekan akuntabilitas anggota maupun DPR secara kelembagaan. Selain itu, publikasi melalui www.parlemen.net merupakan media alternatif bagi masyarakat yang ingin mengetahui dan menjangkau pemikiran serta kinerja anggota, fraksi, dan alat kelengkapan DPR. PSHK tidak bertanggung jawab terhadap penggunaan publikasi ini di luar dari tujuan tersebut. Tidak menutup kemungkinan, sebagian informasi yang termuat dalam publikasi ini memerlukan konfirmasi ulang dan pendalaman.